15 April 2026

Zukri Percepat Akses Energi, Pulau Mendol Menuju Listrik Tanpa Henti

IMG-20260408-WA0027-660x330
Bagikan Disini :

KUALA KAMPAR (PELALAWAN), Cakrawalapos.id – Warga Pulau Mendol, Kabupaten Pelalawan, Riau, selama puluhan tahun hidup dalam keterbatasan pasokan listrik. Kondisi listrik yang menyala terbatas dan kerap padam membuat aktivitas masyarakat harus menyesuaikan waktu, terutama pada malam hari.

Situasi tersebut berdampak pada berbagai aspek kehidupan, mulai dari kegiatan belajar anak-anak, usaha masyarakat, hingga kenyamanan dan keamanan lingkungan.

Namun, harapan masyarakat kini mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Pelalawan bersama PLN tengah mendorong percepatan pembangunan kabel listrik bawah laut menuju Pulau Mendol.

Dalam audiensi yang digelar pada Selasa (7/4/2026), Bupati Pelalawan, H. Zukri, S.M., M.M., menyampaikan apresiasi atas komitmen PLN dalam merealisasikan penyediaan listrik 24 jam di wilayah Kuala Kampar.

“Alhamdulillah, berkat keseriusan PLN untuk mewujudkan listrik menyala di Pulau Mendol selama 24 jam, mudah-mudahan di tahun 2026 ini sudah bisa terealisasi,” ujar Zukri.

Dalam pertemuan tersebut, diketahui bahwa progres pembangunan kabel listrik bawah laut telah mencapai sekitar 50 persen. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Mei 2026.

Bagi masyarakat, capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan harapan baru untuk kehidupan yang lebih baik. Dengan listrik yang stabil, anak-anak tidak lagi terburu-buru belajar sebelum listrik padam, dan pelaku usaha dapat memperpanjang jam operasionalnya.

Selain itu, ketersediaan listrik sepanjang hari juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan, kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Pemerintah Kabupaten Pelalawan terus melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan proyek tersebut berjalan sesuai rencana dan tanpa kendala berarti.

“Setiap hari tanpa listrik 24 jam adalah hambatan bagi kemajuan masyarakat. Karena itu, percepatan terus kami dorong,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kuala Kampar, Tiwan, berharap proyek tersebut dapat segera diselesaikan sehingga masyarakat bisa menikmati listrik penuh dalam waktu dekat.

“Kami tentu berharap sebelum Lebaran Iduladha 1447 Hijriah nanti warga sudah menikmati listrik 24 jam. Semoga pengerjaan berjalan lancar tanpa kendala,” ujarnya.

Jika proyek ini rampung sesuai target, tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi masyarakat Pulau Mendol, saat listrik tidak lagi datang dan pergi, melainkan hadir secara penuh untuk mendukung kehidupan yang lebih layak.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *