15 April 2026

Kelangkaan BBM di Bengkalis Masih Berlanjut

Bagikan Disini :

BENGKALIS, Cakrawalapos.id– Sudah sepekan berlangsung, masyarakat kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi jenis Pertalite. Karena di SPBU dan tempat penjual eceran BBM jenis Pertalite yang menggunakan Pertamini juga selalu kosong. Namun begitu ada informasi mobil BBM masuk ke pulau Bengkalis ke SPBU langsung diserbu masyarakat yang sudah antre sejak siang, Kamis (2/4).

Bahkan  sejak pukul 09.30 WIB sampai pukul 14.30 WIB, dua  SPBU di pulau Bengkalis tutup, sehingga saat BBM masuk dalam hitungan menit langsung dipenuhi masyarakat yang mengantre menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi.

Dari pantauan di lapangan, sampai pukul 16.55 WIB (sore) ratusan sepeda motor mengantre cukup panjang dan kendaraan roda empat juga ikut mengantre dan membuat jalan Bantan Bengkalis mengalami kemacetan.

Ratusan pengendara sepeda motor rela untuk menunggu di kedai atau rumah kosong yang tak jauhdari SPBU di Jalan Bantan, Bengkalis demi untuk mendapatkan BBM.

Pedagang BBM eceran yang selama ini menjadi salah satu solusi bagi pengendara sepeda motor di Bengkalis tidak lagi buka. Dua pedagang eceran yang selama ini menjual BBM jenis pertalite, sekarang justru beralih menjual BBM jenis solar.

“Susah sekarang mendapatkan BBM di SPBU. Banyak syaratnya dan sudah tiga hari kosong. Hari ini pun tak tau apa masalahnya kok tutup terus SPBU dan biasanya baru sore hari hingga menjelang malam buka dan kemudian tutup sampai sore besok,” ujar Andi, salah seorang penjual BBM eceran di Jalan Bantan, Desa Senggoro, Kamis (2/4).

Sementara Budi, salah seorang pembeli BBM di SPBU Jalan Bantan mengaku sudah antre selama tiga jam, namun belum juga mendapat giliran mengisi minyak pertalite. Kondisi itu membuatnya kelelahan, karena kondisi cuaca panas membuatnya harus sabar menunggu giliran.

“Sudah lama mengantre, tapi belum juga dapat. Semoga saat di dekat pengisiannya minyak masih ada. Dan jangan sampai sudah menunggu lama, malah tak dapat,” ucapnya.

Ia berharap, agar pemerintah mencarikan solusi kesulitan masyarakat saat ini. Karena kalau motornya tak ada BBM, tentu dapat menyulitkannya untuk urusan pekerjaan dan mengantar anaknya sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisdagprin) Bengkalis Zulpan bersama tim Satgas langsung melakukan sidak ke SPBU di Jalan Bantan, untuk memastikan ketersediaan BBM yang cukup untuk masyarakat. Karena selama ini sesuai laporan pengelola SPBU tidak ada pengurangan kuota BBM disetiap SPBU, namun malah terjadi kelangkaan.

“Ya, hasil sidak kita BBM di SPBU di pulau Bengkalis masih ada. Namun karena keterlambatan pasokan BBM ke pulau Bengkalis menjadi antrean pembelian,” jelasnya.

Ia mengakui, memang terjadi antrean di setiap SPBU. Tapi BBM ada dan berharap masyarakat tidak panik dan membeli sesuai dengan kebutuhan.

Zulpan mengatakan, akan terus mengawasi setiap BBM yang masuk ke  Bengkalis. Karena saat ini masyarakat banyak yang mengeluhkan susah mendapatkan BBM. Tentu kondisi bertolak belakang dengan laporan pemilik SPBU.

“Kami berharap masyarakat jangan panik menghadapi situasi saat ini. Memang kondisi secara global dengan adanya perang di Timur Tengah sedikit banyak berdampak kepada kita di Indonesia.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *