Hari Raya Enam di Desa Tanjung Alai, Warga Tumpah Ruah Ikuti Haul hingga Panjat Pinang
KAMPAR, Cakrawalapos.id- Perayaan Hari Raya Enam atau yang dikenal masyarakat Kampar dengan sebutan Aghi Ayo Onam kembali berlangsung meriah di berbagai desa di Kabupaten Kampar. Tradisi yang digelar setiap 8 Syawal ini menjadi bagian penting dari warisan budaya masyarakat Kampar, setelah menjalankan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal.
Di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, puncak perayaan dilaksanakan pada 9 Syawal 1447 Hijriah, bertepatan dengan Ahad (29/3/2026). Sejak pagi hari, suasana desa sudah dipenuhi masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan adat dan keagamaan.
Perayaan Hari Raya Enam di desa ini juga dirangkaikan dengan Haul Syekh H. Abdurrahman. Kegiatan dimulai sejak Salat Subuh, di mana warga berbondong-bondong mendatangi makam sang syekh yang juga berada di area Musala Syekh H. Abdurrahman bin Paduko Lakmano untuk membaca Yasin dan doa bersama.
Usai prosesi di makam, rangkaian acara dilanjutkan dengan kegiatan adat di Musala. Kemudian masyarakat melakukan arak-arakan menuju Balai Adat Tanjung Alai yang berjarak sekitar satu kilometer dengan jalan kaki.
Setibanya di balai adat, masyarakat disambut oleh pimpinan desa serta para pucuk adat. Tradisi bersalaman dengan para datuk dan tokoh agama menjadi bagian penting dalam rangkaian acara, sebagai simbol penghormatan dan mempererat silaturahmi.
Kemeriahan berlanjut dengan acara panjat batang pinang yang diikuti oleh anak kemenakan dari masing-masing suku di Desa Tanjung Alai. Batang pinang yang telah dihiasi berbagai hadiah menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir.
Salah seorang pemuda, Afi, mengatakan bahwa tradisi ini selalu dinantikan setiap tahunnya, baik oleh masyarakat maupun perantau yang pulang kampung.
“Bagi kami masyarakat Kampar, yang paling ditunggu itu bukan hari Idul Fitri, tapi justru Hari Raya Enam ini,” ujarnya.***
