14 Mei 2026

Tersandung Kasus Ekstasi, THM Empire Pekanbaru Jadi Sorotan Publik

Merah-Biru-Minimalis-Berita-Kiriman-Instagram-
Bagikan Disini :
Pekanbaru, (Cakrawalapos.id) Keberadaan Tempat Hiburan Malam (THM) Empire di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Tampan, Kelurahan Delima, kini menjadi perhatian publik. Sorotan ini muncul setelah mencuatnya dugaan keterlibatan pemiliknya, yang dikenal sebagai Hendra Ong, dalam perkara narkotika jenis ekstasi.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Hendra Ong tengah menjalani proses hukum atas kepemilikan 1.005 butir ekstasi. Dalam tuntutan yang diajukan jaksa penuntut umum, ia dituntut hukuman penjara selama 7 tahun 4 bulan. Perkara tersebut pun memicu perhatian luas, terutama karena diduga memiliki keterkaitan dengan operasional tempat hiburan yang dikelolanya.

Di sisi lain, polemik tidak hanya berhenti pada persoalan hukum pemilik. THM Empire juga disorot terkait dugaan permasalahan perizinan. Sejumlah pihak menilai terdapat indikasi tumpang tindih izin bangunan yang digunakan untuk aktivitas usaha tersebut. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai kepatuhan terhadap aturan tata ruang dan legalitas usaha di Kota Pekanbaru.

Selain itu, jam operasional tempat hiburan tersebut turut menjadi perbincangan. Warga sekitar mengungkapkan dugaan bahwa THM Empire beroperasi melebihi batas waktu yang ditetapkan, bahkan disebut-sebut buka selama 24 jam. Jika terbukti, kondisi ini berpotensi melanggar ketentuan yang berlaku terkait operasional tempat hiburan malam.

Menanggapi hal tersebut, sejumlah elemen masyarakat mendesak Pemerintah Kota Pekanbaru bersama instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh. Mereka meminta agar tindakan tegas diambil apabila ditemukan pelanggaran, baik dari aspek hukum, perizinan, maupun operasional, demi menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen THM Empire maupun instansi pemerintah terkait mengenai isu yang berkembang. Proses konfirmasi masih terus dilakukan guna memastikan kejelasan informasi.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan ketat terhadap tempat hiburan malam, terutama dalam mencegah potensi penyalahgunaan narkotika serta memastikan seluruh kegiatan usaha berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *